alhamdulillaah akhirnyaaaaaaa masih bisaa dikasih kesempatan buat ngepost lagii sejaakk sekian abad gak pernah ngepost (lebaaaay)..untuk postingan yang satu ini buat memenuhii tugas lagi nihh hahaa..tugas softskill kedua yang disini akan membahasa sebuah video kehidupan yang menurut sayaa cukup umum terjadi di kalangan masyarakat. banyak hikmah yang bisa diambil dari video inii..
untuk lebih jelasnyaaa ayoo kitaa telusuriiii :DD...
berhubung videonya tuh lamaaaaaaa banget buat didownload jadinyaa liat ajaa nih di link inii...
http://cai.elearning.gunadarma.ac.id/webbasedmedia/video.php?file_video=-4-membeli-waktu.flv
disini diceritain seorang anak yang bernama jani yangg dimana dia sangat ingin sekali bermain dengan ayahnya. Sebenarnya itu wajar saja terjadi di masa anak anak seperti jani. Di mana masa kanak-kanak itu butuh perhatian yang lebih dari orang tuanya. Orang tua adalah seseorang yang membentuk kepribadian sang anak. Keluarga khususnya yang akan menjadi tempat curhat bagi seorang anak. Apabila dari keluarga ini kepribadian anak tidak dapat terbentuk atau bahkan justru ditelantarkan, maka anak akan berperilaku yang seenaknya karena dia berfikir tidak ada yang mengawasinya jadi bisa bebas dalam melakukan semua hal yang dia inginkan.
Dalam video ini ayah jani sangat sibuk deengan pekerjaannya. Berangkat sebelum subuh pulang tengah malam. Dan pada suatu ketika jani menunggu ayahnya sampai pulang. Dan ketika ayahnya pulang jani menanyakan berapa gaji ayahnya. Saya sudah mengira pasti Jani disini akan melakukan sesuatu yang berhubungan dengan uang dan ternyata benar dugaan saya. bahwa jani ingin membeli waktu ayahnya untuk bisa bermain dengan dia.
Pekerjaan bukan segalanya yang ada dalam kehidupan kitaa, jika pekerjaan itu hilang kita bisa mencari pekerjaan lagi yang mungkin bisa lebih baik. Akan tetapi jika kita kehilangan keluarga kita atau bahkan anak kita apa bisa segampang itu digantikan?memang orang tua berhak bekerja terutama sang ayah yang menjadi tulang punggung keluarga. Namun jangan hanya terfokus pada pekerjaan saja sampai tak ada waktu untuk orang yang tersayang. Karena jika telah kehilangan yang tersayang maka akan kehilangan segalanya.
Jani disini disini ingin membeli waktu sang ayah. Betapa tidak luluh hati sang ayah anak perempuan dia satu satunya berkata demikian. Dia tidak meminta sebuah mainan, yang dia inginkan hanya waktu untuk berkumpul sesama. Dalam kondisi seperti ini seorang keluarga memang harus selalu ada untuk buah hatinya. Agar mereka merasa diperhatikan dan dilindungi. Karena posisi mental mereka sedang dalam proses kognitif yang ada pada titik puncak, dimana semua informasi baik buruk atau tidak diterima masuk begitu saja.
Untuk itu kalau udah jadi orang tuaa niih kitaa yaa kira kira 5 atau 6 tahun lagi, jangan pernah menyianyiakan apa yang sudah dititipkan oleh Allah, anak adalah keberkahan yang paling indah untuk seorang keluarga. Berikan waktu yang banyak untuk anak tercinta agar kelak mereka menjadi orang yang hebat dan menjadi sosok yang dipandang oleh masyarakat. Beriilah pembelajaran yang kontinu dengan sering mengajaknya bermain agar mereka tidak bosan pada usia kana-kanaknyaa..
Begitulah teman teman yang bakal jadi ortu hehee.. semoga ini bisa memberikan masukan atau kalo ada orang orang tua yang baca nii bisaa sadarr gituu sama anaknyaa jangan ditinggal;in mulu di rumahh sama pembantu yaa bapaakk ibuuu hahaha.
sekian dari sayaaa maaf yaa kalo agak agak ambigu kata katanyaa..semoga bu dosen softskill bisa mengerti isi postingan saya ini hahaa.. terima kasih yaa ibuu dosen atas tugasnya:D
Wassalamualaikum wr.wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar